Gelar Talkshow PKM, UKM Kamus Hadirkan Peraih Medali Perak PIMNAS 29

Serang, LPMWisma.com – Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kajian Umum Mahasiswa Universitas Serang Raya (Kamus) dikemas secara menarik dengan mengsusung konsep berupa Talkshow yang digelar pada hari Sabtu 21 November 2020 ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal youtube Unsera TV.

Ada sekitar 700 orang peserta yang mengikuti talkshow PKM ini dan tidak hanya berasal dari provinsi Banten saja, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya.

Dimas Bayu Ajie selaku ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan latar belakang diadakannya PKM adalah untuk memberi pemahaman tentang pentingnya mahasiswa/i untuk mengoptimalkan kompetensi dan meningkatkan daya fikir secara kreatif.

“penting bagi mahasiswa mengembangkan pikiran (kognitif), perasaan (afektif) dan keterampilan (psikomotorik), untuk mencapai level kreatif maka ketiga faktor ini harus berfungsi optimal melalui kegiatan PKM ini” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan LPM Wisma. Ia juga mengatakan untuk mengoptimalkan kompetensi mahasiswa, maka upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas dunia pendidikan melalui ajang perlombaan dan diskusi yang bersifat ilmiah.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan Talkshow PKM, Ia berharap dengan diadakannya talkshow PKM ini, dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan kreatifitas dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini juga menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Dalam Talkshow PKM, UKM Kamus mengundang pemateri dari mahasiswa/i berprestasi seperti Elsa Nurfauzi , mahasiswi Unsera yang lulus pendanaan PKM- K Dikti 2020 dan Asep Saepullah Sajali, mahasiswa Institut Pertanian Bogor peraih medali perak kategori presentasi terbaik dan poster terbaik di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang ke 29.

“iya makanya kita memilih kang Asep untuk jadi pemateri, karena beliau adalah cerminan mahasiswa yang punya kompetensi dan semoga dapat memotivasi semuanya” ungkap Dimas.

Dalam materinya, Asep Sepullah mengajak mahasiswa untuk merubah mindset supaya memiliki goals atau capaian yang jelas. “temen-temen mahasiswa harus punya alat ukur dan memikirkan bagaimana nanti setelah lulus dari perguruan tinggi, mau usaha apa, mau punya penghasilan berapa, sehingga bisa dipersiapkan sedini mungkin” ujar peraih medali perak PIMNAS ke 29 ini.
PKM adalah program paling bergengsi bagi mahasiswa ini diselenggarakan oleh Ditjen Belmawa dan Ristekdikti setiap tahunnya. PKM sendiri terbagi menjadi 5 bidang, yakni PKM-K yang bergerak dibidang kewirausahaan , PKM-M bergerak di bidang masyarakat yang berisi kegiatan-kegiatan sosial, lalu yang ketiga PKM- KC atau karya cipta yang berfokus pada penemuan-penemuan inovasi baru dari ide-ide kreatif, adapula PKM-P yang khusus melakukan penelitian dan investigasi , dan yang terakhir adalah PKM-T yang bergerak dibidang teknologi. (MT/LPMWisma)

Reporter: MT
Editor : Mila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *