Mahasiswa Unkhair di DO, SCB Gelar Aksi Solidaritas

Serang, LPM.Wisma.com-Solidaritas Cabut DO Unkhair Bergerak(SCB), menggelar aksi unjuk rasa, mendesak rektorat Universitas Khairun (Unkhair) Ternate untuk mencabut SK Dropout (DO) kepada empat mahasiswanya pada hari Selasa (29/9).

Aksi solidaritas ini berlangsung damai, dan diisi berbagai orasi ilmiah dan memegang beberapa poster menuntut rektorat Unkhair untuk mencabut SK DO. Diketahui empat mahasiwa yang di dropout adalah :

Mahasiswa yang di DO ini sebelumnya terlibat dalam aksi solidaritas terhadap rakyat Papua pada tanggal 02 Desember 2019. Keterlibatan mereka dalam aksi solidaritas tersebut menjadi alasan bagi rektor menuduh mereka melakukan perbuatan tidak patut yang
mencederai nama baik kampus. Akhirnya melalui Surat Keterangan (SK) nomor 1860/UN44/KP/2019 tertanggal 12 Desember 2019, Arbi, Fahrul, Fahyudi, dan Ikra diberhentikan sebagai mahasiswa Unkhair.

  1. Arbi M. Nur (Mahasiswa Jurusan Kimia FKIP, semester XII)
  2. Fahrul Abdullah W. Bone (Mahasiswa Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Semester XI)
  3. Fahyudi Kabir (Mahasiswa Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, semester XI), dan
  4. Ikra S. Alkatiri (Mahasiswa Jurusan PKN, FKIP, semester V).

Berdasarkan SK tersebut, SCB melayangkan beberapa tuntutan dalam orasi ilmiah & pernyataan sikap nya, yaitu

  1. Cabut Surat Keterangan DO Nomor 1859/UN44/KP/2019, 1858/UN44/KP/2019, 1860/UN44/KP/2019, dan 1861/UN44/KP/2019 Tentang Pemberhentian (Putus Studi/Drop Out) sebagai Mahasiswa Universitas Khairun atas nama Ikra S. Alkatiri,
    Fahyudi Kabir, Arbi M. Nur, dan Fahrul Abdullah W. Bone pada Tanggal 12 Desember 2019.
  2. Menuntut rektor untuk Merehabilitasi harkat, martabat dan kedudukan keempat
    mahasiswa seperti semula sebagai mahasiswa Universitas Khairun di Fakultas masing-masing mahasiswa.
  3. Berikan jaminan kebebasan akademik sesuai dengan amanat konstitusi;
  4. Menyerukan dukungan solidaritas untuk kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berserikat.

Selain bertujuan untuk membela mahasiswa yang di DO, SCB juga mengkhawatirkan tindakan dropout yang terjadi Unkhair, akan terjadi lagi di daerah lain dan menutup ruang demokrasi. “Hal tersebut di khawatirkan akan menjadi efek bola salju dalam pembungkaman hak berpendapat mahasiswa di daerah lain. Ini menjadikan kami bersolidaritas dengan kawan-kawan Unkhair” ujar Stuppa selaku narahubung SCB.

SCB berharap, pihak PTUN mengabulkan permohonan pencabutan SK DO. “Kami berharap pihak PTUN segera mengabulkan permohonan pencabutan SK DO, kami juga mengharapkan kampus di seluruh indonesia membuka seluas-luas nya ruang demokrasi dan kemerdekaan berekspresi supaya tidak terjadi lagi upaya pembungkaman di indonesia” pungkasnya. (RG/LPMWisma)

Reporter: RG
Editor : Mila