Heboh!! “Orang Miskin Dilarang Kuliah Di Unsera”, Ini Penjelasannya

Serang,LPMWISMA.com – Sebuah tulisan dengan kalimat “Orang Miskin Dilarang Kuliah Di Unsera” seketika heboh setelah akun Instagram bernama @igers.banten memposting foto tulisan tersebut.

Khairul Anwar selalu Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis (DPM FEB) yang menulis tulisan tersebut pun angkat suara untuk menjelaskan arti yang sebenarnya. “Jadi tulisan spanduk itu memang sengaja ditulis dengan kemasan sarkas sebagai bentuk protes kami terhadap sistem di kampus unsera yang semakin mahal biaya perkuliahannya” tulisnya melalui pesan WhatsApp. “Apalagi saat situasi pandemi ini, terlihat sangat jelas bentuk komersialisasi kampus kita karena tidak ada keringanan biaya sama sekali” ungkapnya.

Ia juga sangat menyayangkan lantaran banyaknya orang yang salah paham apa maksud dari tulisan sarkas tersebut. Adapun “Orang Miskin” yang dimaksud disini adalah sebagian mahasiswa Unsera yang ingin mengenyam pendidikan di kampus Unsera tapi terkendala dengan finansial, bahkan tidak sedikit juga mahasiswa yang putus ditengah jalan karena tidak sanggup membayarnya. Hal tersebut banyak dialami oleh mahasiswa kelas malam yang harus bekerja sambil kuliah untuk membayar biaya kuliah.

Lebih lanjut ia mengatakan “Perumpamaan sederhananya dari kalimat “Orang Miskin” adalah, suruh siapa kuliah di Unsera kalau tidak punya biaya”. Kalimat tersebut pun ditujukan kepada mahasiswa Unsera yang saat ini sedang berjuang menyuarakan pemotongan biaya operasional kampus (BOP). Jadi tidak ada niat untuk merendahkan siapapun ataupun instansi manapun.

“Saya berpesan untuk netizen yg sempat ramai menyalahartikan kalimat tersebut, harus cermat dan teliti dalam membaca. Karena dibalik kalimat sarkas yang ditulis ada bentuk kritik yg disampaikan” tegasnya.

Aksi demo yang dilakukan mahasiswa Unsera pada Jumat (19/6) itu kini menjadi perbincangan hangat di sosial media baik dari masyarakat umum sampai ke sesama kalangan akademisi perguruan tinggi. (MT/LPMWisma)

Reporter : MT
Editor : Mila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *