Viral Tagar #UnseraBercanda, Mahasiswa Unsera Desak Unsera Kurangi BOP

Serang, LPM.WISMA.com – Mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera) akan menggelar aksi demo di kampus Unsera pada hari Jumat(19/6). Mahasiswa Unsera menuntut lembaga kampus untuk melakukan realokasi dan refocusing dana kampus, Pemotongan Biaya Operasipnal Perkuliahan (BOP), serta adanya transparansi keuangan selama covid-19.

Aksi yang dilakukan ini adalah sebagai tindak lanjut dari hasil audiensi bersama pihak rektorat yang akan mempertimbangkan pemotongan biaya semester apabila pandemi covid-19 masih berlanjut sesuai statement yang disampaikan Wakil Rektor 2 Unsera, Kamil Husain. Namun hingga saat ini tidak ada kelanjutan yang jelas dari hasil rapat tersebut.

Meskipun sejak awal Unsera sudah memberikan kemudahan berupa penundaan pembayaran sebesar 50 persen, namun hal itu dianggap tidak berarti apa-apa bagi mahasiswa lantaran mereka harus tetap membayar penuh walaupun tidak menggunakan fasilitas kampus.

Hal itu pun disampaikan oleh Wakil Presiden Unsera yakni Mughmin Aziz. Ia mengatakan “mahasiswa Unsera sudah banyak bersabar, audiensi terakhir yg digelar sebelum UTS menghasilkan kebijakan penundaan bayaran sekaligus janji dari pihak rektorat bahwa akan mempertimbangkan pemotongan BOP jika pandemi belum juga usai. Perkuliahan daring terus berjalan, namun sampai saat ini belum juga terlihat tanda tanda pemotongan BOP” ungkapnya. Ia juga mengatakan jangan sampai ini hanya menjadi janji manis tanpa realisasi.

Disisi lain, Menteri Kajian Sosial dan Politik (Menkaspol) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsera, mengatakan “kebijakan yang dikeluarkan oleh rektorat kurang memuaskan untuk seluruh mahasiswa, tuntutan kali ini sebenarnya sama dengan yg kemarin meminta kebijakan nya agar pihak lembaga bisa merealokasikan dan refokusing keuangan untuk mahasiswa,dosen dan pekerja kampus” tulisnya melalui pesan WhatsApp. “Lambatnya respon lembaga tentu membuat mahasiswa geram apalagi dengan statement yang disampaikan Warek 2 sampai detik ini belum ada kelanjutan nya.” Tambahnya.

Disisi lain, Rifki selaku Humas Aksi mengatakan, dalam aksi yang melibatkan sekitar 200 mahasiswa ini akan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri seperti, masker, handsanitizer, dan menjaga jarak aman selama aksi. (Red/LPMWisma)

Reporter : MT
Editor : Red