Terbunuh Rindu

Written by Senjamu

Langit kembali menangis dan sendu
Membasahi isi kota di malam Rabu
Menelusuk sukma dan kalbu
Setelah aku kehilanganmu…

Semesta sungguh jahat
Padahal hatiku sudah terikat
Bayang-bayang mu selalu melekat
Tapi dirimu seolah tak pernah terpikat
Aku muak merindu
Yang tak jelas kapan bertemu
Bahkan dirimu tak peduli kabarku
Lalu apa gunanya tumpukan rinduku?

Aku hanya budak rindu yang dimabuk cinta
Tapi tak pernah siap patah hatinya
Semoga kau bahagia
Meski bukan diriku orangnya