Berebut Validasi, Birokrasi “Lupa” Pandemi

Serang, LPMWISMA.com – Ditengah wabah covid-19 yang semakin merajalela, ratusan mahasiswa Universitas Serang Raya terpaksa harus ke kampus dan melanggar aturan pemerintah untuk dirumah saja dan tidak berkerumun di tempat ramai, guna melakukan validasi Ujian Tengah Semester (UTS) genap . Hal itu terlihat dari panjangnya antrean di lobi Lt. 01 ruang keuangan pada hari Senin (4/5).

Sebelumnya, pihak kampus sudah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembayaran melalui virtual account dan validasi online yang sudah tersedia pada hotline masing-masing fakultas. Namun banyak mahasiswa yang mengeluhkan lambatnya pelayanan secara online tersebut, sehingga membuat mereka terpaksa harus datang ke kampus.

Salah satu mahasiswa semester 4 Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Hukum (FISIPKUM), Panji Anjasmara menjelaskan kesulitannya dalam melakukan pembayaran dan validasi. “yang saya dapat informasinya kan kalo lewat virtual account katanya bakal ke validasi otomatis tapi nyatanya engga” tutur mahasiswa kelas malam ini dalam pesan singkatnya melalui WhatsApp. Ia juga menyayangkan kurang jelasnya nominal pembayaran yang harus dibayar yang tertera di portal mahasiswa sehingga sistem online ini belum berfungsi sebagaimana yang diharapkan.

Sama halnya dengan Hani, mahasiswi semester 4 jurusan Teknik Informatika ini mengeluhkan lambatnya respon validasi sehingga posisinya yang tengah di Lampung ini pun terpaksa meminta bantuan teman untuk validasi di kampus.

H. M. Kamil Husain selaku warek II mengatakan bahwa “bagian keuangan sudah menyiapkan 4 nomor hotline yg bisa dihubungi (per fakultas). hanya saja banyak mahasiswa yang mengirim pesan ke semua hotline, sehingga hal tersebut menyebabkan terganggunya sistem pelayanan”, ujarnya saat diwawancara melalui Whatsapp. (MTH/LPMWisma)

Reporter : MTH
Editor : Mila