Sepekan Kuliah Sistem Online, Ini Tanggapan Mahasiswa Unsera

Serang, LPMWISMA.com- Semakin meluasnya wabah covid 19 di Indonesia juga berdampak pada tatanan sistem pendidikan, baik SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi. Sejak dikeluarkannya Keputusan Gubernur Banten tanggal 13 Maret 2020 tentang Kejadian Luar Biasa Virus Corona (Covid 19) di wilayah Provinsi Banten Tahun 2020, Universitas Serang Raya (Unsera) melalui surat edaran hasil rapat rektorat tanggal 16/03/2020 memutuskan untuk melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring (online). Berdasarkan surat edaran tersebut perkuliahan secara online akan dilaksanakan selama 2 minggu dari tanggal 17-29 Maret 2020. Namun pelaksanaan sistem ini menuai pro dan kontra di kalangan mahasiswa. Banyaknya mahasiswa yang mengeluhkan kendala kuliah sistem online terutama jaringan internet yang menghambat proses KBM. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu mahasiswi Unsera, Susmita. Saat ditanya melalui pesan whatsapp (23/3/20) mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Hukum semester 4 ini mengatakan “kuliah online ada positif dan negatifnya. Hal positifnya kita bisa ngelakuin banyak hal dalam satu waktu karena online jadi bebas mau sambil ngapain aja, hal negatifnya penyampaian materi dari dosen sangat kurang efektif karena yang seharusnya dijelaskan secara langsung tapi justru via online” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Joshua Marpaung Mahasiswa Fakultas Industri semester 4 “Yah lebih efisien belajar di kampus di banding dengan belajar lewat online karena belajar di kampus itu lebih nangkep pelajarannya, Dan belajar dengan tatap muka langsung lebih seru karena kita bisa berinteraksi langsung dengan dosen dan temen temen di kampus” ungkapnya.

“Dan saya sebagai mahasiswa merasa sebagian dosen yang ada di fakultas teknik khususnya belum maksimal dalam sistem pembelajarannya, banyak tugas tapi kurang materi dan penjelasan dari dosen” tambah mahasiswa yang akrab dipanggil Joshua melalui pesan whatsapp.

Dalam setiap keputusan tentu selalu menuai pro dan kontra. Hal itu dibuktikan dengan tanggapan setuju dari mahasiswa fakultas Hukum bernama Ari tentang perkuliahan sistem daring. Menurutnya hal ini bagus untuk kita kaum milenial. Karena dengan cara ini kita bisa mengenal dan menggunakan teknologi penyedia layanan belajar online “jadi istilahnya gak gaptek gitu” dan ini juga adalah aksi untuk mendukung pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk #dirumahaja. Karena ini adalah bukti bahwa pemerintah serius menangani Covid 19. “Jadi untuk saat ini, kuliah online adalah cara yang tepat untuk semua pelajar, gak cuma kalangan mahasiswa aja” pungkasnya.

Seperti diketahui, proses KBM secara online ini baru berjalan sepekan. Artinya masih banyak mahasiswa yg beradaptasi dengan perubahan yang ada. Namun dengan tagline Unsera “From A Smart University To A Smart City” seharusnya ini menjadi landasan untuk mahasiswa siap menghadapi era digitalisasi demi keefektifitasan belajar mangajar baik secara online ataupun pertemuan langsung.(MT/LPM.WISMA)

Reporter: MT
Editor : MILA