Seminar Legal Drafting dan Legal Opinion, Mahasiswa Hukum Diminta Banyak Baca Buku

Serang, LPMWISMA.com – Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Serang Raya (Himakum Unsera) selenggarakan seminar legal drafting dan legal opinion yang mengusung tema Meningkatkan Jiwa Mahasiswa yang Berintegritas dalam Mengahadapi Problematika Legislasi Nasional (3/7). Acara yang berlangsung sejak siang hingga sore hari tersebut menghadirkan Lukman Hakim selaku advokat LKBH FPP dan Afriman Oktavianus yang merupakan KPTA DPRD Kota Serang. Seminar yang diperuntukkan bagi mahasiswa hukum ini dihadiri oleh 111 peserta dan tamu undangan.

Kurangnya kesadaran hukum serta pentingnya pemahaman pendapat hukum dan penyusunan peraturan perundang-undangan menjadi latar belakang diadakannya acara tersebut. “Seminar ini juga salah satu bentuk nyata peran organisasi mahasiswa untuk menjembatani aspirasi seluruh mahasiswa ilmu hukum Unsera.” Kata Ketuplak, Aulia Zulzali W. I. saat diwawancarai via chat.

Dalam pemaparan materi legal opinion yang disampaikan Lukman Hakim, ia mejelaskan bahwa legal opinion erat kaitannya dengan profesi konsultan hukum, sehingga perlunya pemahaman mengenai aturan hukum di Indonesia. “Hukum di Indonesia ini banyak celahnya. Maka mahasiswa hukum lah yang harus memecahkan permasalahan-permasalahan tersebut,” Ujarnya dalam sesi tanya jawab.

Tak hanya memahami aturan hukum, menurutnya mahasiswa hukum pun harus mengedepankan dasar-dasar ilmu hukum terlebih dahulu. “Pada intinya ketika ingin mempelajari legal opinion, mahasiswa hukum harus paham mengenai undang-undang dan teori hukumnya,” Tambahnya.

Menanggapi fakta di lapangan mengenai kondisi mahasiswa hukum akhir-akhir ini, Lukman pun meminta mahasiswa untuk memperbanyak literatur yang ditunjang dengan berorganisasi. “Mahasiswa hukum itu harus rajin baca, perbanyak diskusi, dan jalin relasi. Percuma kalau tidak rajin baca, yang ada retorika tanpa dialektika. Mengikuti organisasi itu sangat menunjang untuk berdiskusi dan menjalin relasi. Karena di era sekarang siapa yang tak butuh orang hukum?” Tutupnya. (LPM Wisma/Dwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *