Pendaftaran PUM Dibuka, Siapa Calon Presma Unsera?

Serang, LPMWISMA.com – Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Serang Raya (PUM Unsera) yang akan berlangsung 27-29 maret mendatang tengah memasuki tahap pendaftaran pasangan calon. Pendaftaran yg dibuka sejak 11-14 maret ini dibarengi dengan sosialisasi Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) kepada mahasiswa Unsera. Sosialisasi melalui media dan secara langsung mendatangi kelas perkuliahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam berpartisipasi di PUM tahun ini.

Berkenaan dengan persyaratan pasangan calon, KPUM menerapkan regulasi yg tertera pada Undang-Undang KBM Unsera. “Untuk perayaratan sudah tertera di Undang-Undang KBM. Persyaratannya cukup banyak,  seperti sudah lulus Latihan Kepemimpinan Dua (LK 2) atau Training of Trainer (TOT) serta memiliki IPK 2,75,” Jelas Aburizal Ansori, ketua KPUM 2019. Sampai saat ini belum ada pasangan calon yg mendaftar namun kemungkinan besar akan ramai pendaftar menjelang batas akhir pendaftaran. “Seperti tahun-tahun sebelumnya. Ramainya itu pas akhir-akhir mau penutupan,” Tambahnya saat di temui siang kemarin (11/03).

Aldi Haris Firdaus, Presma Unsera menjabat mengungkapkan bahwa calon presiden mahasiswa Unsera seringnya diisi oleh demisioner Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang mempunyai jabatan strategis. “Ngomongin calon, pastinya dari ketua-ketua ormawa ya. Karena dari tahun-tahun sebelumnya juga yang mencalonkan diri adalah orang-orang yang memiliki jabatan strategis di Ormawa, baik ranah Fakultas ataupun UKM.” Papar Aldi (12/3).

Berdasarkan informasi yang didapat dari grup Whatsapp KBM Unsera, demisioner UKM Lentera Banten telah menyatakan sikap akan mencalonkan diri di PUM 2019 akhir februari lalu. “Liat aja nanti pas lulus verifikasinya.” Ujar demisioner yang akrab dengan panggilan Kobra saat dikonfirmasi melalui Whatsapp senin malam (11/3).

Selain pemilihan Ketua BEM universitas dan fakultas, KPUM juga akan mengadakan pemilihan Ketua DPM dan MPM jika pendaftarnya memenuhi kursi yang tersedia. “Tahun lalu tidak memenuhi kursi, makanya tidak ada pemilihannya. Kalo sekarang memenuhi, bakalan diadain juga.” Tutup Aburizal. (LPM Wisma/Dwi)

Editor: Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *