Menjadi Tuan Rumah Studi Banding, DPM Unsera Tanda Tangani MoU dengan BPM UPJ

SERANG, LPMWISMA.com – Dewan Perwakilan Mahasiswa Unsera (DPM-U) menjadi tuan rumah studi banding yang dilakukan oleh Universitas Pembangunan Jaya (10/1/2019). Studi banding yang diikuti 22 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Perwakilan Mahasiswa UPJ (BPM UPJ)  tersebut  bertujuan untuk mencari tahu dan mempelajari bagaimana menjalankan roda organisasi legislatif di kampus.

“Karena organisasi kita terbilang  baru dan kita merupakan generasi keduanya, maka kita masih belum tahu dan sepenuhnya paham mengenai organisasi legislatif seperti apa dan bagaimana,” tutur Aldiansyah Yulianto, ketua Badan Perwakilan Mahasiswa UPJ di awal kegiatan studi banding. Persoalan internal organisasi, regulasi, tupoksi organisasi, struktural organisasi, dan teknis persidangan menjadi pembahasan pokok dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Di penghujung kegiatan, kedua organiasi legislatif tersebut menyepakati pembuatan MoU untuk menjalin kerjasama dalam hal pengadaan pemateri keorganisasian, kegiatan non akademik, dan Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI). “Kita ingin dari pertemuan ini tidak selesai di sini saja dan ada dampak positif untuk kedepannya, jadi kita bisa saling kerjasama untuk menjalankan proker nya masing-masing.” Kata Aldi mengenai alasan menyetujui pembuatan MoU.

Ria Meytalia memaparkan bahwa MoU yang telah ditandatangani akan menjadi acuan kedua belah di periode selanjutnya. “Karena periode menjabat kita (DPM-U) dan BPM UPJ sebentar lagi selesai, jadi ini untuk acuan di periode selanjutnya. Tapi kalau memang mereka membutuhkan pemateri keorganisasian sebelum periode kita habis, ya monggo kita siapkan,” Ujarnya. Meskipun dirasa tanggung karena periode menjabat yang  tidak lama lagi, dalam waktu dekat point MoU yang akan direalisasikan adalah pertemuan dengan FL2MI. “karena dirasa mereka masih banyak membutuhakan pemahaman tentang kelegislatifan dan supaya sumbernya tidak hanya dari Unsera melainkan dari kampus lain juga, jadi bulan depan kami akan mulai mengajak mereka untuk bertemu dengan kawan-kawan-Kawan FL2MI,” tambahnya.

Adanya Mou yang ditandatangani seusai studi banding menjadi hal positif terhadap peningkatan akreditasi kampus. “Kemarin sempat ngobrol dengan Kabiro kemahasiswaan, katanya kunjungan ini saja menandakan bahwa kampus kita sudah dilirik universitas lain dan MoU tersebut akan menjadi arsip yang akan dimasukkan ke borang untuk peningkatan akreditasi.” Tutupnya. (LPM Wisma/ Dwi, Mawar)

Editor : Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *