Pasca Bencana Tsunami Anyer, Sejumlah Mahasiswa Unsera Alami Luka-Luka

SERANG, LPMWISMA.com – Alami trauma, sejumlah mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera)  menjadi korban bencana tsunami pada sabtu malam (22/12). Seluruh korban dievakuasi ke rumah warga dan puskesmas. Korban pun tiba di kampus pada siang hari (23/12). Sejumlah mahasiswa Unsera yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa, yaitu  Himpunan Mahasiswa Manajemen (HUMAN) dan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) menjadi korban pada saat keduanya tengah menyelenggarakan acara.

“Kami sampai di lokasi Karang Jodoh waktu Isya lalu kita briefing. Setelah briefing tiba-tiba air meluap tapi hanya sesaat saja dan kembali meluap lagi dengan kecepatan air yang deras dan lebih cepat dari sebelumnya.” Ujar Marsiska, Ketua HUMAN saat ditemui di Poliklinik Unsera.

Pasca Milad ke-7 Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) di Pantai Karang Bolong Anyer, juga merasakan bencana alam tersebut. Salah satu anggota HMTI, Arif mengkonfirmasi bahwa ada beberapa dari anggotanya mengalami luka-luka serta patah tulang yang sempat dievakuasi ke Puskemas terdekat.

“Dari beberapa angota mengalami  luka-luka pada bagian kakinya akibat menginjak benda-benda tajam saat lari di hutan bahkan ada empat orang yang alami patah tulang,” ucapnya.

Pertolongan sempat terhambat karena akses jalan yang sulit dilewati akibat air laut yang meluap ke jalan raya. Evakuasi baru dapat dilakukan pada pagi harinya setelah kondisi dinyatakan sudah aman.

“Sebenarnya pukul 12 malam, saya sudah mau berangkat akan tetapi kondisi jalan yang sulit dilalui oleh kendaraan,” ujar Drs. Abdul Fatah, MM selaku Kabiro Kemahasiswaan Unsera.

Kabiro Kemahasiswaan Unsera menghimbau, untuk setiap mahasiswa Unsera agar tetap berhati-hati dan jika ingin melakukan kegiatan harus melihat kondisi dan situasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(LPM Wisma/ Hindun & Mufdi).

Editor: Tia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *