Mahasiswa Unsera Ikuti Workshop Campaign.id

JAKARTA, LPMWISMA.com Atas dasar keresahan maraknya hoax dan berita negatif setiap harinya di internet, Campaign.id dan Search for Common Ground mengadakan workshop “Social Media for Social Impact“. Acara yang berlangsung pada tanggal 16-17 November 2018 ini, berlokasi di Kantor Campaign #ForChangeID Hub, Jl. Simprug Golf III No. 71 Jakarta.

Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya terpilih 40 orang peserta yang mewakili instansinya masing-masing yang terdiri dari 20 pria dan 20 wanita. Di workshop ini pun para peserta langsung diberikan mentor oleh Commongrundid, Campaign_id, Komposisi.id, Siberkreasi, Islamidotco, dan Cameo Project.

Salah satu peserta terpilih dari kampus Universitas Serang Raya, Muhammad Agung Laksono mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa mengikuti workshop ini. Karena ada beragam materi yang disampaikan, mulai dari materi tentang Memperkokoh Perlindungan Hak Beragama di Indonesia, Positive Self-Branding, Messaging dan Deepening Social Media Impact, Counter Narrative for Hate Speech and Hoax, dan masih banyak yang lainnya.

“Selain materi, disini pun kami melakukan kegiatan focus grup discussion, storytelling, sampai action plan. Tapi yang paling saya suka adalah data yang dikeluarkan oleh Siberkreasi, yang memaparkan materi Self Branding sampai persoalan studi kasus hoax di Amerika, Brazil dan di Indonesia.” Ungkap Agung mahasiswa Teknik Industri Unsera tersebut.

Selain itu, Agung menganggap bahwa di zaman kemajuan teknologi informasi serba digital ini, tak hanya membawa informasi dan berita secara cepat. Tapi itu pun, membawa perubahan pada masyarakat dalam hal-hal paling kecil.

Ia juga berharap, “Semoga agenda seperti ini bisa terus diadakan, terutama pada tingkat gressroot yang minim akan informasi. Karena proses promosi berita hoax dan negatif campaign begitu massif dan terstruktur, serta banyaknya dan mudahnya akses terhadap data dan media di era kemajuan teknologi informasi ini.” Tutup Agung. (mal-kp/pen)

Editor: Rizky Septyawidi

Please follow and like us:
error