Ciptakan Lingkungan Bebas Asap Rokok, Lentera Adakan Smoke Free Day

SERANG, LPMWISMA.com – Unit Kegiatan Mahasiswa Lead Adventure Universitas Serang Raya (UKM Lentera Unsera) telah menyelenggarakan kegiatan Smoke Free Day yang berlaku di lingkungan kampus Unsera, Selasa (30/10).

Smoke Free Day ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari acara Kiprah Bakti UKM Lentera yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya. Selain Smoke Free Day, UKM Lentera juga menyelenggarakan kegiatan donor darah dan gerakan tanam 1000 pohon.

Didi Heryadi atau yang akrab disapa “Kompan” selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, Smoke Free Day ini berlangsung selama satu hari yang dimulai pada pukul 09.00 pagi sampai pukul 17.00 sore dengan tujuan agar kampus Unsera bebas dari asap rokok.

Kompan menghimbau untuk seluruh masyarakat Unsera agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih tanpa asap rokok, “Saya harap teman-teman bisa sama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, dalam arti bebas dari asap rokok, biar istirahat dulu (merokoknya),” ujar Kompan.

Ia juga mengatakan, bagi masyarakat Unsera yang kedapatan sedang merokok di area kampus selama kegiatan berlangsung akan diberi tindakan, “Nanti akan kita tegur, peringati dan kasih permen sama kartu ucapan,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat banyak tanggapan positif dari mahasiswa Unsera, salah satunya Bariyah Aliyah, mahasiswi jurusan Teknik Kimia semester 5, “Saya setuju banget, karena inikan dilingkungan kampus, dan saya sebagai konsumen udara ingin merasakan udara yang bebas asap rokok, karena dari segi kesehatan pun berpengaruh, pengennya sih terus menerus kaya gini.” Ungkapnya.

Disamping itu, beberapa mahasiswa merasa keberatan dengan kegiatan tersebut, salah satunya Tubagus Fiqih, mahasiswa Teknik Industri semester 5, “Sedikit keberatan sih, apalagi ini kan di kantin, banyak orang perokok aktif yang ingin merokok, tadi saya juga sempat di marahin tidak boleh merokok, akhirnya saya merokok diluar,” ujarnya.

Fiqih menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki sisi positif dan negatif, “Positifnya kita bisa jauh dari polusi asap rokok, dan negatifnya para perokok aktif jadi susah untuk merokok,” jelasnya. Ia juga menjelaskan alasannya untuk merokok adalah karena kebiasaan, “Awalnya karena kebiasaan sih, biasanya kalau kumpul dengan teman-teman enaknya ngerokok, tapi kalau di rumah saya ngga merokok.” Tambahnya.

Terakhir, ia berharap agar Unsera menyediakan ruang khusus para perokok, “Saya berharap perlu disediakan ruang untuk para perokok, biar tidak menggangu ke yang lainnya yang tidak merokok, biar di pisahin.” Tutupnya. (LPM Wisma/Wid)

Editor: Rizky Septyawidi

Please follow and like us:
error