Pro Dan Kontra Sistem Pembayaran Di Kantin Unsera

SERANG, LPMWISMA.com – Sistem pembayaran yang diterapkan di Kantin LaSera Food Court Universitas Serang Raya (Unsera) mengundang keluhan dari beberapa kalangan mahasiswa Unsera, pasalnya sistem pembayaran yang kini menggunakan struk tersebut dinilai kurang efektif karena hanya mempersulit pembeli dalam melakukan pembayaran.

“Kurang efektif, malah makin ribet. Lebih baik menggunakan sistem yang paling awal sebelum menggunakan struk ini.” Kata Elvira salah satu mahasiswa Unsera semester 4 ketika dijumpai dikantin (14/4/2018) Siang.

Sebelumnya, LaSera Food Court memberlakukan nota dan voucher sebagai alat pembayaran, namun nampaknya hal demikian tetaplah sama, karena kurang efektif dengan sistem yang berlaku.

”Ya sebenarnya ribet, tapi sistem ini juga kayaknya sama dengan sistem-sistem sebelumnya.” ujar Arin salah satu mahasiswa Unsera semester 2.

Selain itu, Edo selaku Manajer LaSera Food Court mengatakan bahwa dengan diberlakukannya sistem pembayaran menggunakan struk adalah salah satu sistem yang modern, dan memudahkan mahasiswa untuk bertransaksi oleh karenanya pihaknya akan mempertahankan sistem tersebut.

“Sistem pembayaran ini agar lebih memudahkan secara pembayaran segala macam. Karena sistem voucher kurang efektif. Insya Allah ini sistem yang paling modern jadi udah engga akan ganti lagi. Soalnya ini udah beberapa kali ganti sistemnya.” kata Edo ketika dijumpai di kantornya. (LPM Wisma/Finsa & Hindun)

Editor: Wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *