“Kreatif, Produktif, Serta Beda” Kata Kunci Keramat Dalam Acara Perdana Metamorfeskom 2018

Serang, LPMWISMA.com – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Serang Raya (UNSERA) telah mengelar acara talk show Media Talenta Musik Olahraga Festival Seni Komunikasi (Metamorfeskom) yang berlokasi di aula lantai 6 gedung A UNSERA (24/05). Acara talk show tersebut turut mengundang pembicara seorang Youtuber sekaligus English Content Creator yakni Andika Wira a.k.a SkinnyFabs dan juga Anggi Anandatiya selaku Executive Producer dari NET. Tv serta diikuti oleh 300 peserta dari kalangan mahasiswa UNSERA maupun umum.

Bersama pembawa acara Yazid Natakusuma, acara yang bertemakan “Generasi Kreatif Solusi Indonesia Progresif ini merupakan acara yang pertama kali dilakukan oleh HIMAKOM selaku pihak penyelenggara dengan tujuan sebagai ajang untuk memberikan pembekalan terhadap mahasiswa tentang pentingnya memiliki sebuah kreatifitas baik di bidang media, talenta, musik, olahraga, festival dan seni.

Adapun rangkaian acara terdiri dari 3 kegiatan pokok yakni pembukaan yang dihadiri oleh Sigit Surahman selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi, Presiden Mahasiswa Aldi Farris dan Delly Maulana serta beberapa delegasi perwakilan ormawa lainnya. Kemudian kegiatan dilanjut pada acara inti yaitu talk show yang diawali bersama narasumber Anggi Anandatiya.

Anggi Anandatya saat memberikan materi – 25/05/2018 (Foto: LPM Wisma/Wid)

Pada pemaparannya, Anggi mengatakan bahwa acara Metamorfeskom ini sangat berguna sekali mengingat orang-orang khususnya kalangan mahasiswa perlu belajar kepada expert atau orang yang paham akan suatu bidang dan mulai untuk bekerja atas dasar minat, “Kerja itu awalnya harus minat dulu sama bidang yang kamu suka atau kamu senangi. Kebetulan aku ngga kebayang akan kerja di Tv karena aku dulu jurusannya  public relation terus dulu jamannya lagi opening di Trans Tv pas terjun ke bidangnya kok fun ya seneng gitu yaudah aku putuskan ini yang akan aku jalanin dan keputusan ini ngga salah karena sekarang dunia sekarang kan mulai bergerak ke digital which is sekarang konten terbaik yang akan menang jadi bisnis konten akan jadi kebutuhan orang-orang yang akan datang,” ujarnya. Ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar tidak menjadi pribadi yang perhitungan soal urusan pekerjaan dan agar jangan mudah mengeluh serta jangan berhenti untuk terus mengeksplorasi segala macam hal, baik itu konten di youtube yang akan menambah wawasan kreatifitas mahasiswa dan lain sebagainya.

Berbeda dari acara talkshow pada umumnya yang menggabungkan beberapa narasumber menjadi satu segmen, kegiatan kali ini tidak menggabungkan kedua narasumber bintang tamunya sekaligus. Hal tersebut terlihat dari Anggi Anandatiya yang langsung beranjak meninggalkan ruang auditorium dan tak lama setelahnya hadir Andika Wira a.k.a SkinnyFabs untuk memberikan materi selanjutnya. Andika mengatakan bahwa dalam menentukan konten apa yang akan diisi oleh seorang Content Creator, selain menggeluti bidang yang dikuasai namun juga harus memberikan kesan berbeda karena satu bidang itu juga pastinya banyak yang bergerak di bidang yang sama, “Peminat konten di youtube dan lain-lain pasti yang paling tinggi itu musik karena musik selalu laku, makanya saya taro musik di konten saya buat penyegar biar bewarna karena yang membuat konten bahasa Inggris bukan hanya saya saja seperti Fathia Izzati dan lain-lain.”

Andika Wira a.k.a SkinnyFabs saat memberikan materi – 24/05/2018 (Foto: LPM Wisma/Wid)

Beliau juga mengatakan bahwa untuk mempelajari bahasa Inggris kesalahan proses pembelajaran merupakan hal yang paling menjadi penyebab seseorang gagal dalam menguasai bahasa Inggris, “Selama tiga tahun saya sekolah, itu belajar bahasa Inggris murni hanya di tulisan aja. Kenapa kita belajar bahasa Inggris tetapi ngga bisa? Karena ngga dipraktekan. Kita bisa bahasa Indonesia karena apa sih? Ya karena kita praktekan sehari-hari nah bahasa Inggris juga harus begitu. Kesalahan stigma di Indonesia juga salah yaitu suka mengatai orang lain sok Inggris lo, itu salah. Praktek bahasa Inggris ngga usah khawatirin soal grammar, yang penting lo praktek aja dulu.. saya juga tiap hari ngomong di depan kaca sampe bapak saya ngira saya gila.” Jelasnya.

Pada kesempatan terakhir segmennya, sosok yang akrab disapa SkinnyFabs ini berkesempatan menampilkan cover lagu yang disambut antusias oleh para peserta dengan beranjak dari tempat duduk dan maju ke depan menyaksikan secara dekat serta mengabadikannya dengan gadget masing-masing dan salah satu panitia yang mematikan sebagian lampu pada ruang auditorium menambahkan kesan romantis klasik pada suasana persembahan lagu dari SkinnyFabs tersebut. Acara pun ditutup dengan pemberitahuan pengumuman pemenang lomba yang diadakan oleh panitia HIMAKOM sebelumnya.

Penampilan SkinnyFabs saat membawakan cover lagu – 24/05/2018 (Foto: LPM Wisma/Wid)

Terakhir, Ari Rizky Juliawan selaku ketua HIMAKOM berharap agar kegiatan ini tiap tahun dapat dilaksanakan oleh Himakom secara konsisten dan setiap tahun memiliki peningkatan yang lebih baik lagi. (LPM Wisma/Finsa, Mawar)

Editor: Wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *