KKM Ekonomi Kreatif Mengatasi Permasalahan Di Desa-Desa

SERANG, LPMWISMA.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mahasiswa Universitas Serang Raya (LPPM UNSERA) lakukan pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang mengangkat tema “Tematik Pengabdian Masyarakat dalam Membangun Ekonomi Kreatif” yang berlokasi di Auditorium lantai 6 Gedung A UNSERA pada Sabtu (28/04).

Badan Pengawas Daerah memfokuskan kegiatan KKM ini pada perekonomian kreatif karena banyaknya desa yang berpotensi meningkatkan perekonomian namun terhalang oleh permasalahan sumber daya dan teknologi.

KKM ini bertujuan untuk membentuk desa binaan yang dapat membangun ekonomi kreatif dan akan dilaksanakan pada 12 Juli 2018 hingga 21 Agustus 2018 mendatang. “Dengan adanya peran mahasiswa diharapkan bisa meminimalisir bahkan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh desa-desa yang akan dikunjungi.” Tutur Amarullah selaku Kepala LPPM UNSERA yang bertanggungjawab terhadap kegiatan KKM UNSERA.

Kegiatan ini mengikutsertakan 1390 mahasiswa dari seluruh fakultas di UNSERA yang dibagi menjadi 88 kelompok dan ditempatkan di kecamatan Gunung Sari, Mancak, Pabuaran, dan Ciruas. “Untuk sekarang cakupannya masih Banten karena masih banyak desa yang perlu dibina. Jika semua wilayah terdekat sudah maju maka KKM ini akan diperluas ke luar Banten.” Jelasnya ketika ditanya perihal perluasan lokasi KKM.

Ekonomi kreatif yang menjadi latar tema KKM tahun ini bukan saja diperuntukkan bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), melainkan mahasiswa di seluruh fakultas UNSERA. “Bukan berarti ekonomi kreatif ini hanya mengandalkan orang-orang ekonomi saja. Mahasiswa FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik) dan Teknik pun bisa. Karena program kerja kita ada tiga, yakni teknologi tepat guna, kewirausahaan dan keagamaan, yang mana endingnya adalah meningkatkan perekonomian.” Papar Kepala LPPM UNSERA.

Disamping itu, penelitian yang dilakukan oleh para dosen UNSERA dapat menjadi kegiatan selanjutnya setelah KKM dilaksanakan. “Bila memungkinkan, hasil KKM tahun ini bisa dilibatkan dalam penulisan jurnal oleh dosen-dosen di UNSERA.” Tutup Amarullah. (LPM Wisma/Dwi & Fathia)

Editor: Wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *