Pengadaan Buku-Buku Hukum Permudah Mahasiswa Hukum Mencari Referensi Buku

SERANG, LPMWISMA.com – Buku-buku hukum kini telah tersedia di perpustakaan Universitas Serang Raya (UNSERA) yang didatangkan oleh pihak Program Studi Ilmu Hukum UNSERA tepat pada 17 April kemarin. Pengadaan buku-buku hukum ini bertujuan agar mahasiswa, khususnya mahasiswa hukum dapat lebih mudah mencari referensi buku ketika mengerjakan tugas maupun hanya sekedar menambah pengetahuan.

Untuk pengadaan perdana, terdapat 54 judul buku hukum yang mana setiap judulnya mempunyai satu sampai empat buah buku. Buku-buku ini didominasi oleh buku hukum bisnis. “Karena program konsentrasi kita lebih condong kepada hukum bisnis, maka kita perbanyak hukum bisnis. Tapi hal itu tidak membuat kita mengesampingkan minat mahasiswa di bidang hukum lain.” Jelas Fuqoha, S.IP., MH selaku Kaprodi Ilmu Hukum UNSERA. Sekitar sepuluh judul buku hukum bisnis yang didatangkan, sisanya merupakan gabungan dari hukum pidana, perdata, dan tata negara.

Pengadaan buku-buku hukum dimulai sejak November tahun lalu dan pengajuan dana dilaksanakan pada April tahun ini, sehingga pengadaannya pun baru terealisasi dipertengahan April. “Mengingat prodi ilmu hukum baru ada di tahun 2017, jadi kita menunggu adanya mahasiswa. Artinya kita harus melihat ada tidaknya mahasiswa hukum dan bagaimana kebutuhan mahasiswa akan buku-buku hukum.” Paparnya. Pengadaan buku-buku hukum ini merupakan kerjasama antara pihak Prodi Ilmu Hukum dengan Seramart sebagai supplier buku.

Kaprodi Ilmu Hukum UNSERA mengharapkan dengan adanya buku-buku hukum di perpustakaan bisa mempermudah mahasiswa mengkaji ilmu hukum, sehingga ketika bertugas tidak perlu repot mencari referensi dan meng-copas dari internet. “Sekarang buku-buku hukum sudah ada. Tinggal kemauan mahasiswanya, mau apa tidak mengkaji keilmuan hukum dari buku yang sudah disediakan.” Tambahnya.

Adhi Susila Bhakti, salah satu mahasiswa ilmu hukum semester 2 bersyukur sekaligus senang dengan adanya buku-buku hukum di perpustakaan UNSERA. Ia beranggapan bahwa dengan adanya buku hukum, mahasiswa hukum lebih mudah mengakses dan mengkaji keilmuannya. “Semoga kedepannya lembaga bisa menyediakan buku hukum lebih banyak lagi. Karena ada beberapa buku hukum yang dicari mahasiswa belum tersedia di perpustakaan.” Ujarnya. (LPM Wisma/Nurmulia)

Editor: Wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *